All posts by Regy Kurniawan

Highlander

Solo trekking ke Annapurna Base Camp butuh budget berapa?

“Reg, budgetnya berapa kemarin ke ABC?” “Naik pesawat apa? Tiketnya berapaan dari Jakarta?” “Kalo jalan sendirian bukannya jadi mahal banget?” “Kok jalan sendirian? Jomblo yha?” Beberapa pertanyaan ini yang cukup sering diajukan teman-teman saya, terutama pertanyaan terakhir. Kampret. 10 juta rupiah sudah cukup banget untuk trip hemat tapi bukan melarat ya. Ini sudah termasuk tiket ...

Solo Trekking Annapurna Base Camp Part 2

(Part 1 klik di sini) Di bagian kedua tulisan tentang trekking ABC ini, saya akan share detail perjalanan dari hari pertama trekking hingga kembali ke Pokhara. Jalur trekking saya adalah jalur langsung ke Annapurna Basecamp, jadi gak muter lewat Poon Hill tapi langsung start jalan dari Siwai. Rute ini cuma butuh 7 hari perjalanan santai ...

DAL BHAT POWER 24 HOUR!

Awalnya saya melihat tulisan ini di sebuah kaos yang digantung di salah satu toko souvenir Kathmandu. Lalu di sweater. Kemudian di sebuah kupluk. Di stiker mobil pun ada. Hmm.. Pasti ini obat kuat. Hebat sekali brandingnya. Slogannya pun berani, 24 hour power. Shabu-shabu kalah dari segi durasi. Tapi kok obat kuat bisa seheboh ini sih? ...

Chomrong Membara

Jam 9 malam di Chomrong, Himalaya. Di luar suasana sudah sangat sepi. Semua tamu guest house sudah selesai makan, sudah selesai kongkow-kongkow, dan sudah selesai gosok gigi. Semua orang sudah masuk ke kamarnya masing-masing, termasuk saya. Temperatur malam itu turun hingga 4 derajat celcius. Saya sudah meringkuk di dalam selimut, mematikan handphone, mengatur posisi senyaman ...

Solo Trekking Annapurna Base Camp Part 1 : Kathmandu – Pokhara

Selama ini kalo ngetrip saya suka lupa detail perjalanan saya seperti nginap di mana, bayar berapa untuk ini itu, berapa jam jalannya, rutenya lewat mana, dan lain-lain makanya gak pernah ditulis. Tapi waktu ngetrip ke Annapurna Base Camp (ABC) akhir November 2017 kemarin, saya rasa saya perlu membuat tulisan ini selengkap-lengkapnya setelah pulang karena saya ...

[Sabang II] Dipingpong Arus Penateung

Tiga tahun lalu, saat menyelam di Bunaken, saya bertemu dengan down current gila di dive point Lekuan. Saking kenceng arusnya, kami harus memasang reef hook pada karang agar tidak terdorong ke bawah, lalu menggembungkan BCD maksimal biar bisa naik dengan dorongan kicking kuat-kuat. Dua tahun lalu, di Alor, saya kembali bertemu arus super kenceng saat ...

[Sabang I] Pantai Iboih yang selow

Saya terbangun dengan kaget. Damn, jam 7 lewat! Di dunia per-diving-an, jam 7 itu sudah masuk injury time untuk persiapan melaut. Saya bergegas mengambil kamera underwater saya lalu melompat dari kasur, cuci muka, kemudian keluar kamar dan buru-buru lari ke dive center. Tiba di sana, sepi. Tidak ada satu orang pun yang terlihat. Bahkan ayam ...

Advertisements